Ingin Jualan di Marketplace Laku Keras? Baca Tips Ini!


Anda membuka toko dan menjual kaos kaki, seragam, dan berbagai peralatan sekolah. Tapi setelah berdagang selama dua bulan, kok masih sepi? Coba pasarkan juga di internet. Internet bisa jadi ajang untuk berjualan, karena orang jaman sekarang cenderung suka yang praktis. Memesan barang di online shop, transfer uang, lalu duduk manis di rumah sambil menunggu barangnya datang.

Salah satu tempat untuk berjualan adalah marketplace. Karena sangat praktis, tinggal upload foto barang, beri keterangan secara detail, lalu tunggu pembeli datang. Tapi mengapa setelah jualan di marketplace, toko online juga masih sepi? Bisa jadi ini penyebabnya.

1. Install Aplikasi Marketplace Di Hp
Untuk mempermudah upload foto, install aplikasi marketplace di hp. Jika ada barang baru, tinggal foto lalu jual di online shop anda. Saat customer ingin membeli barang, lalu mengirim pesan, anda bisa mengetahuinya melalui notifikasi di aplikasi marketplace.

2. Cek Email Setiap 4 Jam Sekali
Jika tak bisa menginstall aplikasi untuk jualan di marketplace karena memori internal handphone sudah penuh, anda wajib cek email minimal 4 jam sekali. Karena notifikasi dari akun toko online anda di marketplace akan dikirim lewat email.

3. Pakai Nama Barang Jualan Sebagai Nama Akun
Anda jualan jilbab? Daripada memasang “toko jilbab cantik” di akun online shop, lebih baik pakai nama “jilbab murah bagus”. Karena calon pembeli di marketplace mencari barang di kolom search, bukan nama toko.

4. Pilih Marketplace Yang Menyediakan Gratis Ongkos Kirim
Semakin banyak marketplace yang menyediakan fasilitas gratis ongkos kirim. Anda bisa memanfaatkannya, dan menginformasikan kepada para pelanggan bahwa ia bisa memesan barang jualan di marketplace anda. Agar mendapat free ongkos kirim.

5. Ikut Komunitas
Setiap marketplace memiliki komunitas yang biasanya ada di setiap kota. Jika ada kegiatan komunitas yang diadakan secara offline, ikuti saja. Hitung hitung menambah relasi dan anda bisa bertukar pikiran dengan sesama penjual. Siapa tahu dari acara itu, anda bisa bekerja sama dengan mereka. Atau mereka malah memesan barang jualan anda.

6. Pilih Jenis Marketplacenya
Apa barang yang anda jual? Jika anda berjualan dompet kulit, jaket sport, atau asesoris sepeda motor yang pangsa pasarnya laki laki, jual di Bukalapak. Karena kebanyakan customer Bukalapak adalah laki laki.

Jika anda berjualan barang barang fashion seperti sepatu, baju atau kerudung, pilih shopee. Karena banyak calon customer yang menginstall aplikasi shopee di smartphonenya. Dan mereka suka belanja di shopee karena gratis ongkos kirim.

Sementara Tokopedia lebih cocok untuk berjualan peralatan rumah tangga dan handphone. Karena pembeli di sana lebih beragam, wanita dan laki laki. Dan juga dari kaum muda maupun tua.

7. Promosikan Juga Di Sosial Media
Sesekali, buatlah status facebook jika anda punya toko di salah satu atau beberapa marketplace. Jadi calon customer tinggal melihat lihat online shop anda di sana. Anda tidak perlu repot mengupload satu per satu barang jualan anda jika ditanya oleh calon pembeli.

Punya online shop memang seru, karena bisa bekerja dari rumah, dan banjir transferan masuk ke rekening. Jualan di marketplace memiliki beberapa trik khusus, awalnya emmang agak sulit. Tapi lama lama anda akan terbiasa dan suka melayani customer anda di sana. Semoga sukses jualan di marketplace.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *