Koreksi Metode Perencanaan

 

A. Metode Analisis Nilai ABC

Perencanan yang telah dibuat dapat dikoreksi dengan menggunakan metode analisis nilai ABC untuk koreksi terhadap aspek ekonomis. Dengan analisis nilai ABC, jenis-jenis obat dapat diidentifikasi dari golongan obat yang membutuhkan biaya banyak.Dengan analisis nilai ABC merupakan metode pembuatan grup atau penggolongan berdasarkan peringkat nilai dilihat dari nilai yang tertinggi hingga yang terendah, dan digolongkan menjadi 3 kelompok yaitu kelompok A, B dan C.sebagai berikut:

  1. Golongan A mencakup obat-obatan yang mempunyai nilai kurang lebih 80% sedangkan jumlah obat tidak lebih dari 20%
  2. Golongan B mencakup obat-obatan yang mempunyai nilai sekitar 15% dengan jumlah obat sekitar 10% – 80%
  3. Golongan C mencakup obat-obatan yang mempunyai nilai sekitar 5% dengan jumlah obat sekitar 80% – 100%.

B. Metode VEN (Vital, Esensial dan Non-esensial)

Koreksi perencanaan juga dapat dilakukan dengan metode VEN. Metode VEN ini merupakan kelompok obat berdasar pada dampak tiap jenis obat terhadap kesehatan. Dalam metode VEN obat digolongkan menjadi 3 kategori, yaitu kategori V, E dan N.

  1. Vital (V) ialah kelompok jenis obat yang sangat esensial (vital) atau mencakup obat yang harus ada yang diperlukan untuk menyelamatkan kehidupan, yang termasuk dalam kelompok ini antara lain : seperti obat penyelamat atau (life saving drug), obat yang untuk pelayanan kesehatan pokok dan obat yang untuk mengatasi penyakit penyebab kematian terbesar. Contoh obat-obatan yang termasuk  jenis obat Vital adalah adrenalin, antitoksin, insulin, obat jantung,
  2. Esensial (E) mencakup obat yang terbukti efektif untuk menyembuhkan penyakit atau mengurangi penderitaan pasien,bila perbekalan farmasi tersebut terbukti efektif untuk menyembuhkan penyakit, atau mengurangi penderitaan pasien. Contoh obatyang termasuk jenis obat Essensial adalah antibiotic, obat gastrointestinal, NSAID dan lain lain.
  3. Non-esensial (N) meliputi berbagai macam obat yang digunakan untuk penyakit yang sembuh sendiri (self limiting disease), atau obat yang diragukan manfaatnya dibanding obat lain yang sejenis,bisa jadi obat yang mahal namun tidak mempunyai kelebihan manfaat disbanding perbekalan farmasi lainnya.Contoh obat yang termasuk jenis obat Non-essensial adalah vitamin, suplemen dan lain-lain.

C. KOMBINASI ABC DAN VEN

Dalam metode analisis nilai ABC, obat dilihat dari aspek ekonomis dan digolongkan berdasarkan harga dan jumlahnya. Sedangkan dalam metode analisa VEN,obat dilihat dari aspek terapeutik dan digolongkan berdasarkan manfaat. Dalam kombinasi metode ABC dan VEN, obat dilihat baik dari aspek ekonomis maupun terapeutiknya. Metode kombinasi ini dapat digunakan untuk menentukan prioritas pengadaan obat. Hal ini penting misalnya saat anggaran yang tersedia tidak mencukupi kebutuhan.

Dalam metode ini, obat dikelompokan ke dalam kategori VA, VB, VC, EA, EB, EC dan seterusnya. Dengan demikian dapat dilihat obat-obat apa saja yang tidak terlalu penting dan tidak mendesak yang bisa dihilangkan dari perencanaan pengadaan obat jika memang diperlukan pembatasan pengadaan obat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *