Laku Keras! Jualan di Instagram Ternyata Semudah Ini


Instagram menjadi media sosial yang hits di kalangan anak muda. Mereka berlomba lomba memposting foto terbagus dan terunik, dan menghiasi feed Instagram dengan rapi.

Tak hanya untuk ajang narsis, Instagram juga bisa jadi tempat berjualan. Banyak online shop bermunculan dengan berbagai barang yang ditawarkan. Anda mau jualan di Instagram? Simak saja tips berikut ini.

1. Buat Akun Khusus Jualan
Jika anda punya akun Instagram untuk berjualan dan dokumentasi foto, pisahkan. Punya akun online shop yang khusus untuk berjualan di Instagram membuat anda berkesan profesional. Bukannya orang biasa yang nyambi jualan di Instagram. Pakai akun Instagram for business.

2. Saat Membuat Akun, Pakai Nama Barang Jualan
Barang apa yang dipakai jualan di Instagram? Jika anda berdagang pisau dan peralatan dapur lain, pakai nama pisaudapur_berkualitas atau pisaubaja_murah. Mengapa tidak memakai nama toko? Karena saat browsing di Instagram, calon customer mencari barang yang akan ia beli. Bukan nama online shop anda.

3. Upload Foto Berkualitas Baik
Pengguna Instagram lebih mementingkan kualitas foto daripada kalimat yang ada di caption. Jadi, upload foto produk dengan resolusi tinggi, dan foto diambil dari angle yang bagus. Kalau perlu, sewa jasa fotografer profesional, yang akan membuat produk anda berkesan bagus dan indah.

4. Perhatikan Jam Upload
Jangan terlalu sering upload, bisa di ban oleh ig. Jika anda jualan di Instagram, upload foto barang yang dijual online shop anda, 3 x sehari. Pagi selepas subuh, jam 12 siang, dan di atas jam 8 malam.

Mengapa harus upload foto pagi sekali? Karena biasanya pengguna Instagram mengecek akunnya setelah ia bangun tidur. Dan mereka membuka Instagram lagi saat jam istirahat siang, dan setelah makan malam. Jika foto diupload saat prime time, maka akan banyak orang yang melihatnya, dan memesan di online shop anda.

5. Gunakan Hashtag Yang Tepat
Hashtag merupakan kata kunci dari popularitas foto. Semakin banyak yang memberi like, semakin naik foto itu, dan bisa muncul di top search.

Selain itu, calon pembeli biasanya mencari barang yang ia incar melalui hashtag. Jadi misalnya anda menjual brownies di kota Surabaya, pakai hashtag #kulinersurabaya #browniessurabaya dan #jualbrownies.

6. Beri Like Pada Calon Potential Buyer
Instagram adalah media sosial, jadi tujuan utamanya untuk berinteraksi dengan teman. Jadi, anda bisa berinteraksi dengan calon pembeli, dengan me-like foto fotonya. Anda bisa mengetahui minta calon pembeli melalui hashtag. Misalnya, anda berjualan seblak, cari orang yang memakai hashtag #seblak dan #kulinerpedas. Jika anda sering me-like fotonya, ia akan memfollow akun dan membeli dagangan anda.

7. Jangan Hanya Upload Foto Jualan
Selain foto jualan, upload juga foto lain yang berkaitan dengan jualan anda. Bisa juga dengan memberi edukasi pada calon pembeli. Misalnya anda berjualan ceker ayam kampung, beri foto kolagen dan captionnya bertuliskan manfaat kolagen untuk kecantikan, dan ceker juga mengandung kolagen. Rapikan juga feed Instagram anda sehingga calon pembeli betah berlama lama di sana.

Jualan di Instagram memang seru dan banyak tantangannya. Karena pembeli di Instagram jarang sekali yang menawar harga, dan mereka bisa langsung berlangganan jika cocok dengan barang yang kita jual. Jangan lupa untuk memberi layanan prima dan respon yang cepat dan ramah. Selamat berjualan. https://bolamatadunia.com/trulum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *